Biografiku.

Biografi Andi Nugraha

   Namaku Andi Nugraha, umurku 16 tahun. Aku dilahirkan di Bandung pada tanggal 03 April 2002 dari sepasang insan yang bernama Yadi Suryadi dan Yati Indrayati. Mereka adalah dua orang yang luar biasa dalam hidupku, walaupun mereka sudah tidak bersama lagi. Dan aku memiliki cita-cita ingin menjadi Duta Besar Republik Indonesia dan Ambassador of International Connection.
   Sejak kecil diriku sudah ditinggalkan oleh orangtuaku, dan tinggal bersama nenek dan kakek dari ibuku. Dan memang dari kecil aku diasuh oleh nenek dan kakekku, karena ibuku pergi dari rumah karena alasan pekerjaan. Dengan penuh keikhlasan nenek dan kakekku menyekolahkanku ke taman kanak-kanak Al -Hidayah yang tidak jauh dari rumah. Setiap hari nenek bersedia mengantarku kesekolah dan menungguku sampai waktu belajar usai. Dan aku lulus dengan peringkat terbaik pada tahun 2009.
    Setelah itupun aku melanjutkan sekolah ke Sekolah Dasar di SDN Margahayu Utara,  yang dekat sekali dengan rumah, hingga saat itupun aku belajar pergi kesekolah dengan mandiri. Ketika itu ibuku menikah lagi dengan suami barunya dan memiliki anak perempuan bernama Anisa Anggraeni yaitu adik tiriku. Selama enam tahun aku mendapat peringkat 1 dikelas. Dan mengikuti kegiatan Pramuka dengan prestasi yang membuatku bangga, dan yang paling terkenang adalah juara 1 lomba cerdas cermat agama islam tingkat kota dan juara 3 tingkat provinsi.
    Setelah enam tahun aku melanjutkan sekolah kesekolah menengah pertama di SMPN 39 Bandung. Di SMP aku mulai mengikuti berbagai kegiatan seperti OSIS, Paskibra, Komunitas remaja dan lingkungan, Seni Gambar, Paduan Suara dengan prestasi-prestasi yang kucapai sungguh luar biasa, seperti juara 3 Kaligrafi tingkat Kota Bandung. Di akademik pun aku selalu masuk peringkat 3 besar. Di SMP aku didiagnosa memiliki vitiligo, penyakit yang menyebabkan kulit kehilangan warna kulit, dan aku bersyukur ini bukan penyakit berbahaya dan tidak menular, hanya saja aku harus mampu membiasakan diriku yang seperti ini di setiap harinya. Meskipun penyakit ini sudah aku derita sejak kecil tapi baru ketahuan nama penyakitnya saat aku di SMP. Dan pada hari kelulusanku pada tahun 2018, aku dapat membuktikan bahwa kekuranganku adalah kelebihanku dengan mendapat nilai yang dan membuatku masuk 10 besar nilai terbaik Ujian Nasional disekolah.
    Aku melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Atas di MA Sirnamiskin, aku masuk kesekolah yang berbasis agama dan masuk kelas IPA, awalnya ketidak inginan sekolah disitu, tapi Allah memberikan ridhonya untuk aku bersekolah di sekolah tersebut, dan lama-kelamaan aku menerima dan terus menuntut ilmu disekolah tersebut. Dan aku harap, aku dapat menorehkan prestasi di SMA ini dengan tekad, semangat serta ikhtiar dan doa untuk mencapainya. 
   Riwayat hidupku dari kecil hingga kini umurku 16 tahun, adalah pengalaman hidup yang sungguh luar biasa, yang dapat menjadikanku pribadi yang lebih baik lagi. Dan semoga kedepannya pengalaman hidupku semakin luar biasa agar diriku bisa berbagi kisah dengan banyak orang. Dan membuat orang dapat mengambil hikmah dalam pengalaman hidupku kedalam hidup mereka.


 Biografiku........
 Bandung, 24 Maret 2019.



Komentar